Silat Betawi Dapat Menjadi Materi Ekskul dan Muatan Lokal Di Sekolah


BABA HAJI MARGANI M MUSTAR; SILAT BETAWI DAPAT MENJADI EKSKUL DAN MATERI MULOK DI SEKOLAH

Silat Betawi sebagai salah satu  kekayaan Budaya Nusantara, harus dilestarikan dan dikembangkan.

"Silat membentuk insan ksatria yang berahlakul karimah," ungkap Baba Haji Margani M Mustar selaku tokoh Betawi pada Rabu, 10 Juni 2020 kepada kampungsilat.com dikediamannya di Deplu Kreo Ciledug Tangerang Banten.

Dijelaskannya bahwa mengembangkan silat Betawi bisa dilaksanakan dengan berbagai cara. Silat dulu jadi tradisi di Betawi, setiap ba'da sholat magrib anak Betawi dulu langsung mengaji dan terus belajar silat. Sekarang juga, silat Betawi bisa dikembangkan di-sekolah-sekolah dan menjadi kegiatan ekskul serta materi muatan lokal.

"Pada zaman Gubernur Bapak Fauzi Bowo telah dicanangkan program *Silat masuk Sekolah* lengkap dengan buku panduannya. Saat itu Dinas Pendidikan bekerjasama dengan IPSI setiap tahunnya menyelenggarakan Pertandingan silat antar sekolah SD, SMP, SLTA di Provinsi DKI Jakarta," jelas beliau yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Provinsi DKI Jakarta ini dengan serius.

Selanjutnya Baba Haji Margani M Mustar menegaskan bahwa kendalanya saat itu masih terbatasnya tenaga pelatih.

"Rasanya hal ini perlu dibangkitkan kembali," tegasnya.

Ditambahkannya bahwa mencermati hal tersebut sangat diharapkan silat Betawi dapat berkembang di masa depan, baik dikancah nasional maupun internasional.

"Kalau yang berasal dari negara lain seperti karate, taekwondo dan lainnya bisa, kenapa silat Betawi tidak bisa?" harapnya.

(Aziz)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku Silat Beksi Petukangan

Buku Silat Beksi Petukangan

Buku Silat Beksi Petukangan