Haul Tradisi Mengingat Kematian Orang Betawi
TRADISI HAUL; TRADISI MENGINGAT KEMATIAN ORANG BETAWI
"Tradisi Haul bagi orang Betawi adalah tradisi mengingat kepada kematian," ungkap Ust. Boy (Usboy) disela tausiyahnya dalam Haul ke 2 alm Baba H. Ridwan pada Rabu, 10 Juni 2020 dikediamannya Jl. Madrasah Rawa Belong Jakarta Barat.
Menurutnya Haul mengandung makna bahwa sesungguhnya kita sebagai makhluk hidup pasti akan kembali kepada sang khalik.
Turut hadir Ust. Sodik dan Bang Udin Top (pemain sinetron Tukang Ojek Pengkolan), Baba Zahrudin (Si Raja Pantun), Ust. Boy (Usboy), Baba Nafis "sang jenderal Beksi" beserta Keluarga Besar Kampung Silat Petukangan, Astrabi, dan para tokoh, sesepuh, guru silat Betawi lainnya.
Dikesempatan yang sama Ust. Sodik didampingi Bang Udin Top menjelaskan bahwa yang dapat menyelamatkan manusia ketika meninggal dunia adalah anak yang soleh, ilmu yang bermanfaat, amal jariyah.
"Hal tersebut sangat terlihat jelas dalam Haul ke 2 alm Baba H. Ridwan yang rutin diselenggarakan oleh Mpok Inung Nurjanah dan keluarga yang ditinggalkan setiap tahunnya," jelasnya.
Baba Nafis "sang jenderal Beksi" menambahkan bahwa banyak para pelaku seni budaya Betawi, ulama, tokoh masyarakat yang datang menghadiri Haul kali ini.
"Sehingga acara berjalan dengan meriah dan hikmat dengan diselingi pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW diiringi dengan tabuhan rebana hadrah menambah khusyuk suasana," imbuhnya.
(Dera)

Komentar
Posting Komentar