Diklat Seni Tradisi Betawi Bersama SMA Singapura
SELAYANG PANDANG TARI KREASI BETAWI
MENGHIBUR SISWA/I SMA SINGAPURA DI IBIS ARCADIA HOTEL KEBON SIRIH JAKPUS
Kamis, 7 November 2019 - PKL. 19.00 SD selesai.
I. TARI RENGGONG MANIS
Menurut Entong Sukirman (Praktisi Tari Betawi) bahwa Tari Renggong Manis merupakan Tari Kreasi Betawi yang sifatnya hiburan.
"Tari Renggong Manis biasa ditampilkan di acara - acara resmi sebagai tari pembukaan dalam setiap kegiatan acara," jelasnya.
Tari Renggong Manis merupakan sebuah Tari Kreasi Betawi yang mengisahkan kehidupan Remaja Betawi dalam mengarungi masa Remajanya, bernyanyi dan bercanda.
"Hal tersebut merupakan warna - warni kehidupan Remaja Betawi," tegasnya.
NB :
Tari Renggong Manis karya Syarifudin CS (Sanggar Maya Pasundan)
Referensi : Dinas Kebudayaan Dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta, Ikhtisar Kesenian Betawi, 2003
Sumber : Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.
II. TARI NGAROJENG
Tari Ngarojeng adalah tari kreasi baru yang diciptakan oleh Wiwiek Widiastuti. Berdasarkan data yang ada bahwa kata ngarojeng adalah
berasal dari kata "ngaronggeng ajeng".
Tarian ini diadaptasi dari musik ajeng dan merupakan musik tetabuhan, sehingga biasanya
digunakan untuk mengiringi upacara pengantin.
Tarian ini diadaptasi dari musik ajeng yang berkembang di daerah Betawi pinggir. Musik ajeng merupakan tetabuhan/iringan dalam acara pengantin Betawi, yang menjadi inspirasi gerak Tari Ngarojeng.
(Disparbud DKI Jakarta)
III. TARI PESONA JAKARTA
Tari Pesona Jakarta saya buat baru, tapi ditarikan oleh anak - anak TK/SD putra dan putri sebagai pengetahuan warna Jakarta baik dari budaya serta permainan kebersamaan dalam menjalin kesatuan dengan budaya.
"Karena yang menarikan adalah anak - anak TK/SD, jadi mengikuti kedalam masa permainan dan kemampuanya dari gerak anak untuk mengenalkan benda atau properti dari daerah Betawi," ungkap Marsiti, S. PD penggiat Tari Betawi.
IV. PENUTUP
Demikian selayang pandang Tari Kreasi Betawi ini disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih. Amin
Jakarta, 7 November 2019
(Pusat Informasi Kampung Silat Petukangan)

Komentar
Posting Komentar