Buku Silat Beksi Petukangan


BUKU SILAT BEKSI PETUKANGAN

Peta Ulujami, Petukangan di tahun 1780 (Sumberpeta:http://syahrilachmad.blogspot.com)

Toponimi Ulujami, juga dikaitkan dengan sebuah landhuis, yang berada di pinggir jalan antara Kebayoran dan Ciledug. Landhuis tersebut dimiliki oleh Pieter Sann van Bassel, yang lokasinya sekarang berada persis di sebelah utara pertigaan Ulujami sekarang. Keluarga van Bessel adalah tuan tanah, yang membuka perkebunan dan peternakan sapi sejak tahun 1834. Dia juga diketahui sebagai pengusaha di bidang pemotongan kayu, untuk dikirim ke Batavia melalui sungai Pesanggrahan sepanjang dekade pertengahan abad ke-
19. Sayangnya setelah masa Pendudukan Jepang, landhuis milik keluarga van Bassel, ditinggalkan dan kemudian dihancurkan setelah masa kemerdekaan.

Pada tahun 1890, pemerintah kolonial membangun balai pelatihan kerja dan memberikan lahan garapan untuk warga Ulujami yang kurang mampu. Pada masa itu memang terjadi reses ekonomi di Hindia-Belanda akibat jatuhnya harga gula satu dekade sebelumnya. Balai latihan kerja tersebut dibuka untuk mendidik para pekerja muda yang akan masuk dalam industri dengan teknologi terbaru. Sedangkan pembukaan lahan baru bagi warga yang tidak mampu, sebenarnya untuk mencegah tindakan kriminal setelah adanya reses ekonomi.

(Sumber : Tim Riset Kampung Silat Beksi Petukangan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku Silat Beksi Petukangan

Buku Silat Beksi Petukangan

Buku Silat Beksi Petukangan